Home » Artikel » Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, SAKO SPN Palu Barat Gelar Temu Siaga Penggalang

Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, SAKO SPN Palu Barat Gelar Temu Siaga Penggalang

Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) Kwartir Ranting Palu Barat kembali melaksanakan salah satu program tahunannya di Bumi Perkemahan Pengawu. Program yang bernama Temu Pramuka Siaga dan Penggalang ini diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Kak Agus Salim selaku Majelis Pembina (Mabi) Sakoda SPN Sulawesi Tengah yang juga merupakan Ketua DPW LDII Sulawesi Tengah. Acara yang berlangsung 2-3 Maret 2019 tersebut melibatkan 90 peserta dari empat gudep, yaitu GUDEP Al Mansyurin, GUDEP Baitul Izza, GUDEP Baiturrohman, dan Gudep Attawabin.

Menurut Kak Wasi’an Shodri yang merupakan Ketua Panitia sekaligus Kakak Pembina di GUDEP Al Mansurin, hal yang mendasari dicetuskannya kegiatan tersebut ialah semakin berkurangnya jiwa patriotisme yang dimiliki oleh generasi penerus bangsa sehingga SAKO SPN Kwartir Ranting Palu Barat merasa perlu untuk menjawab tantangan tersebut dengan mengadakan kegiatan Temu Pramuka Siaga dan Penggalang yang berisi beberapa kegiatan yang tentu saja bisa menumbuhkan jiwa patriotisme.

Kegiatan yang bertemakan “Bangkitnya Tunas Muda yang religius, tangguh, kreatif dan mandiri”, tidak hanya menumbuhkan jiwa patriotisme namun juga untuk menumbuhkan jiwa kompetitif, jiwa persaudaraan dan rasa kesetiakawanan antar sesama anggota Pramuka lewat beberapa kegiatan di dalamnya.

LDII adalah lembaga dakwah yang berkomitmen untuk terus konsisten dalam membina generasi penerus salah satunya melalui kegiatan kepramukaan. SAKO SPN sendiri adalah program Pramuka berbasis pondok pesantren sehingga DPW LDII Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi dan tentunya mendukung penuh dengan diadakannya kegiatan Temu Pramuka Siaga dan Penggalang yang dihelat oleh SAKK SPN Kwartir Ranting Palu Barat.

Dalam wawancaranya Kak Agus Salim mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi media untuk membina peserta tidak hanya menjadi insan yang kritis, kreatif dan mandiri, melainkan juga bisa menjadi generasi yang kompak satu sama lain, jujur serta amanah. (NWind/LINES)

Leave Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.