Home » Ngadmin

Ngadmin

SAKODA SPN Pramuka Sulteng Resmi Dilantik Kwarda

Sako spn Drs. H. Baharudin Tandriwali,M.Si selaku Ketua Harian Kwartir Daerah Sulawesi Tengah, resmi melantik pengurus Satuan Komunitas Daerah Sekawan Persada Nusantara Pramuka (SAKODA SPN) pada Jumat, 27 April 2018. Adapun susunan kepengurusannya ialah Iswahyudi, S.Pd., M.Pd selaku ketua, Irdananto, S.Pd sebagai wakil ketua dan Yudi Rahman sebagai sekretaris untuk masa bakti 2018-2023.
 
Tujuan dilaksanakannya acara ini sebagaimana disebutkan oleh Iswahyudi, S.Pd adalah untuk membentuk suatu wadah sebagai tempat untuk membina para generasi muda agar memiliki wawasan berkebangsaan dan juga memilikiilmu, akhlakul karimah serta kemandirian, dan juga SAKO SPN ini turut membantu menjawab tantangan zaman untuk menyelamatkan generasi muda dari hal-hal negatif yang begitu meresahkan kita saat ini.
 
baharuddinKegiatan yang berlangsung di halaman masjid Shirothol Mustaqim tersebut turut pula dihadiri oleh wakil ketua SAKONAS SPN, Rioberto Sidauruk, S.H., M.H., dan Ir. H. Adityo Handoko, M.M selaku Ketua Dept. PKOSB.
 
Dalam wawancaranya, Baharuddin menuturkan bahwa ia sangat senang dengan adanya kegiatan pelantikan SAKODA SPN yang dihelat oleh DPW LDII Sulawesi Tengah sebab Sakoda SPN ini adalah yang pertama di bumi Tadulako dan diharapkan menjadi mitra yang baik dalam pembinaan pramuka di provinsi Sulawesi Tengah.
 
Dengan dilangsungkannya kegiatan ini, diharapkan para generasi penerus bisa memiliki tempat untuk menggunakan waktu mereka untuk melakukan hal-hal bermanfaat. (nwind/LINES)

Menambah Ilmu Dengan Mengkaji Bukhori

Minggu, 15 April 2018 – Pengajian Shohih Bukhori Juz 2 kembali dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Tengah yang bertempat di Masjid Shirothol Mustqim. Kegiatan rutin ini akan dilaksanakan selama 5 hari dan akan di sampaikan oleh Ustad H. Moh. Taufiqurrohman yang juga merupakan salah seorang guru di Pondok Wali Barokah Kediri.

Acara pengajian Shohih Bukhori kali ini dihadiri oleh para mubaligh dan mubalighot yang kurang lebih berjumlah 40 orang, dan masyarakat LDII yang berasal dari kabupaten Donggala, kabuaten Sigi dan kota Palu itu sendiri.

Kegiatan yg akan berlangsung hingga Kamis, 19 April 2018 tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah yaitu Drs. H. Muhammad Ramli, M. Ag dan juga Ketua MUI Sulawesi Tengah yaitu Dr. Tamrin.

Dalam wawancaranya, pihak Kementrian Agama Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Drs. H. Muhammad Ramli, M. Ag, menyambut baik serta mengapresiasi segala kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh lembaga masyarakat termasuk yang dilakukan oleh LDII Sulawesi Tengah dan menjadikan kitab Shohih Bukhori untuk dikajikan kepada para jamaah.

Adapun tujuan dari pengajian tersebut sebagaimana dipaparkan oleh Ketua DPW LDII Sulawesi Tengah, Agussalim Sutan Marhum, S.Pd., M.M,. dalam laporannya bahwa LDII ingin terus memberikan ilmu Alquran serta Alhadist pada warganya itu sendiri, sekaligus untuk memberi pencerahan tentang benar atau tidaknya apa yang kita kerjakan sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

Semoga dengan adanya pembinaan yang terprogram dan dilakukan secara berkelanjutan ini dapat melahirkan generasi yang sholih dan sholihat serta mencintai pedomanNya sebagai orang Islam yaitu Alquran Alhadist di tengah zaman yang menjadikan manusia semakin sibuk dengan dunia dan melupakan kewajibannya kepada Allah SWT. (Nwind/lines)

LDII Kota Palu Merangkaikan Pentas Anak Sholeh dengan Peresmian Masjid Binaan

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Palu meresmikan masjid binaan LDII ke-18 yang dirangkaikan dengan penanaman pohon serta pentas Anak Sholeh tingkat SD dan SMP, bertempat di kawasan Pengawu, palu barat, sulawesi tengah, Minggu (05/11/2017).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari wakil ketua DPRD kota palu, Imam masjid yang berada disekitar kawasan pengawu, tokoh masyarakat, serta seluruh warga LDII yang berada di wilayah Palu barat.

Adapun Pentas bertajuk “Meningkatkan Moral Bangsa dengan menanamkan nilai spiritual pada generasi penerus”.

Diikuti kurang lebih 180 peserta perwakilan dari PAC-PAC di Palu barat . Dan juga acara ini dirangkaian dengan Bazar para pemuda – pemudi LDII.

Dalam Pentas Anak Soleh, lomba yang dilaksanakan yaitu lomba menulis huruf hijayyah, menulis pegon, hafalan doa harian, sholat subuh berjamaah, adzan dan iqomah, dai cilik, cerdas cermat serta tahfidz al-quran.

Ketua DPD LDII Kota Palu, Imam Sutarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa mesjid binaan ldii ke 18 yang diresmikan dan dirangkaikan dengan pentas anak sholeh ini adalah sebagai tolak ukur warga LDII dalam meningkatkan keilmuan dibidang dakwah, dan juga Sebab pengaruh buruk di zaman sekarang ini begitu memprihatinkan maka warga LDII ingin Meningkatkan Moral Bangsa dengan menanamkan nilai spiritual pada generasi penerus.

Menurut imam, ajang ini juga merupakan ajang silaturahim dengan seluruh tokoh masyarakat sekitar, serta pemerintah kota palu, olehnya itu LDII sebagai ormas islam dan juga kegiatan utama LDII yaitu dibidang dakwah.

“besar harapan kami pengurus DPD LDII serta para orang tua untuk meningkatkan anak-anak binaannya menjadi sholeh, alim, faqih dan bisa mandiri,” ujarnya.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Ir. Alimuddin Paada. Dalam sambutannya, Alimuddin pun menyambut dengan bangga dan begitu besar harapannya untuk seluruh warga dapat memanfaatkan mesjid baiturahman, selain untuk kegiatan ibadah juga dalam pembinaan generasi penerus bangsa supaya sering datang untuk mencari ilmu agama. Alimuddin juga mengatakan akan membantu dalam penyelesaian pembangun kebutuhan mesjid termasuk tempat wudhu dan juga kamar mandi.

Ketua Panitia pentas PC LDII Palu Barat, Mustamin menuturkan, tujuan dilaksanakan pentas anak sholeh ini untuk mengevaluasi hasil pembinaan yang sudah dilakukan ditingkat PAC dan diharapkan setelah dilaksanakan pentas ini semua pembelajaran ditingkat PAC sesuai dengan yang diharapkan.

Dipenghujung acara, para pemenang akan dibagikan berupa piala serta hadiah hiburan bagi seluruh peserta lomba , dan adapun juara umum berhak membawa pulang piala istimewa. (ADH/LINES)

LDII Acara Berbagi Bersama Anak Bangsa

DPP LDII kembali menggelar acara buka bersama anak yatim dan dhuafa,Sabtu 17/06. Acara ini dihadiri oleh tamu undangan dari warga masyarakat sekitar Kantor DPP LDII yang terletak di bilangan Senayan Jakarta selatan, diantaranya Bhabinkamtibmas Brigadir Wahyu Kurniawan, Babinsa Serka Miftahurihman dan Royani Ketua RW 07 kelurahan Grogol Utara.

Bukber ldii

Menurut Panitia Ramadhan 1438H DPP LDII Ust.H.Wilnan Fatahillah, acara buka puasa dan santunan ini bertajuk “Berbagi Bersama Anak Bangsa”.
“Kegiatan rutin yang dilakukan LDII ini tidak saja dilakukan oleh DPP LDII, tetapi juga dilakukan di seluruh Indonesia oleh warga LDII. Ini merupakan salah satu bentuk amal sholeh yang dilakukàn selama Ramadan,” ujar Wilnan.

Lebih lanjut dalam tausyiahnya Ust.Wilnan mengajak pada anak-anak untuk semangat belajar dan mengaji. “Kalian adalah generasi penerus bangsa ini, kalian harus mampu dan mau mengisi waktu untuk meningkatlan ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu dunia. Kelak kalianlah yang akan mengisi dan mewarnai bangsa ini,” pesan Wilnan.

Pada kesempatan itu dibagikan bingkisan tali asih kepada anak-anak yang hadir. Setelah buka puasa dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah.
Ketua Panitia Kegiatan Ramadan DPP LDII H.Tri Gunawan Hadi berharap agar kita meningkatkan ini untuk berbagi pada sesama dan mengasah jiwa sosial kita sejak dini. Menurut Tri, bangsa Indonesia dewasa ini tengah berupaya keras mewujudkan Sila ke-5 mengenai keadilan sosial. Keadilan berupa distribusi merata kesejahtaraan ini sulit dilaksanakan apabila sifat berbagi kian luntur. Selain itu anak-anak perlu diajarkan cinta kasih dan toleransi dengan sesama manusia, tanpa membedakan ras, agama, dan suku bangsa. Berbagi dan menghargai satu sama lain adalah modal sosial yang sangat penting untuk membangun bangsa. Ia juga mengimbau agar orangtua mengajarkan nilai-nilai tersebut di rumah, selain dengan nasehat dan contoh, orangtua bisa memilihkan tontonan yang mendidik. Bukan kekerasan atau berita mengenai politikus yang saling jegal untuk meraih kekuasaan.

LDII berharap dari acara tersebut memberikan manfaat dan motivasi kepada anak-anak yang hadir agar tetap semangat menjalankan dan beramalsholih di bulan Ramadan ini.

Panti asuhan ldii

Pengkajian Bukhori Juz 2 dibuka oleh Kemenag

(Selasa,11/04/2017) Dewan Pimpinan Wilayah LDII Sulawesi Tengah berkesempatan untuk menghelat kembali pengkajian Shohih Bukhori juz 2 di masjid Shirothol Mustaqim. Agenda yang dilaksanakan setiap tahun ini dibuka langsung oleh Kemenag Provinsi Sulteng yang kali ini diwakili oleh Kepala Seksi akomodasi, transportasi dan perlengkapan haji provinsi Sulawesi Tengah, H. Arjan, S.Pd.I,. M.Pd.

Pengkajian kali ini dihadiri oleh 500 orang yang terdiri dari siswa Pondok Mini Shirothol Mustaqim dan para mubaligh mubalighot yang diutus dari masing-masing PC serta PAC yang berada di bawah lingkup DPW LDII provinsi Sulteng.

Sebagaimana tahun sebelumnya, kegiatan ini diisi oleh H. Zaini Ahmadi, S.Pd.I,. sebagai pemateri. Zaini Ahmadi adalah salah seorang guru di pondok pesantren Walibarokah Kediri yang merupakan ponpes besar milik LDII, dan juga merupakan salah satu pengurus di DPP LDII.

“Kami sangat bahagia ketika melihat wajah-wajah yang masih belia seperti di sini sudah ditempah dengan kajian-kajian islami, sedangkan yang kita ketahui bahwa umur seperti ini banyak berkeliaran di luar dengan melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat”, kata H. Arjan Labalado, S.Pd.I,. M.Pd. menunjukkan rasa bangganya melihat peserta pengkajian Shohih Bukhori juz 2 yang rata-rata berusia masih belia.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tidak bisa dipungkiri masih banyak diluaran sana isu-isu negatif mengenai LDII. Untuk itu, dengan diadakannya pengajian Alquran serta AlHadist termasuk Shohih Bukhori yang dilaksanakkan mulai tanggal 11-19 April 2017 ini dapat menghilangkan kesalah pahaman tersebut dikalangan masyarakat.

“Selain itu, kami berharap dengan adanya pembinaan yang terprogram yang bertujuan untuk memelihara dan melestarikan Alquran Alhadist ini bisa tetap eksis hingga hari kiamat tiba sehingga anak cucu kita dapat ikut merasakan agama yang benar-benar murni”, jelas H. Agussalim Sutan Marhum, S.Pd,. M.Pd. dalam akhir laporannya.

Semoga pengkajian Shohih Bukhori juz 2 ini berjalan dengan lancar dan dapat menambah kefahaman agama pada kita khususnya bagi para peserta.(NWind/LINES)